Garansi pekerjaan menjadi salah satu klausul penting yang sering kurang diperhatikan saat menandatangani kontrak renovasi. Klausul ini menentukan tanggung jawab kontraktor apabila terjadi masalah setelah proyek dinyatakan selesai.
Umumnya garansi mencakup kebocoran, keretakan dinding, atau kerusakan struktural yang muncul akibat kesalahan pengerjaan, dengan jangka waktu yang bervariasi tergantung jenis pekerjaan. Penting untuk memastikan durasi dan ruang lingkup garansi tercantum jelas secara tertulis, bukan hanya disampaikan secara lisan.
Dengan klausul garansi yang jelas, pemilik rumah memiliki kepastian hukum dan dapat meminta perbaikan tanpa biaya tambahan apabila masalah yang dijamin benar-benar terjadi dalam periode garansi.